Translate

Senin, April 20, 2015

Membuat peta dasar berbasis GIS dari AutoCAD

Sebelumya terima kasih atas kritik dan saran dari dosen pembimbing saya pak Putu Rudy, juga pak Sakti (Asisten dosen) atas bimbingannya telah membuka wawasan tentang Sistem Informasi Perencanaan dengan GIS, saya merasa kurang karena masih banyak yang bisa dikembangkan dengan berbagai analisa spasial lainnya ...

Inilah catatan singkat cara Membuat peta dasar berbasis GIS dari AutoCAD, khususnya sebagai jawaban atas permintaan pak bhayu aji dari aceh dan beberapa teman via email ...
1. Install program AutoCAD (saya menggunakan versi 2006)
2. Install program ArcView GIS 3.3
3. Buat folder untuk menyimpan semua file hasil kerja dari 2 program tersebut, misal D:\gis sby
4. Copy file peta dasar yang ada sklala nya, misal surabaya.png simpan dalam fólder tersebut.
5. Buka aplikasi AutoCAD
6. Lakukan standarisasi ukuran dengan merubah menjadi satuan meter (umum di Indonesia), caranya : klik Format --> units --> Setelah muncul Drawing Units rubah pada Intersection Scale --> pilih meters, untuk precision sesuai kebutuhan (standar 2 digit dibelakang koma)


Gambar 1. Menu

7. Insert gambar peta ke program AutoCAD, caranya : Insert --> Raster Image --> pilih surabaya.png
8. Munculkan tools inquery untuk mengukur ukuran sebelum dan sesudah di skala
9. Lakukan scalling untuk menyamakan existing dengan digitasi, caranya :
-Tekan Ctrl+A (select All), maka muncul Command: _ai_selall Selecting objects...done.
- Command: SC enter (untuk scalling)
- Specify base point: letakkan cursor tepat dengan koordinat sumbu x dan y
- Specify scale factor or [Copy/Reference] <1.00>: ketik r
- Specify reference length <1.00>: Klik dititik ujung kiri (ke1) pada skala Specify second point : Klik dititik ujung kanan skala (ke2)- Specify new length or [Points] <1.00>: ketik 10000 (10000m=10Km)

10. Siapkan layer-layer yang akan kita butuhkan, default layer adalah 0, caranya buka Layer Properties Manager : klik New Layer (Alt+N) ketik Batas Kota, klik New Layer ketik Batas Kecamatan, klik New Layer ketik Kecamatan A, klik New Layer ketik Kecamatan B dst (misal untuk Surabaya langsung tulis nama Genteng, Wonokromo dst sampai 31 kali karena jumlahnya ada 31 Kecamatan)


Gambar 2. Layer Properties

11. Lakukan digitasi menggunakan polyline (untuk garis), pastikan batas kota tersebut tidak terputus, caranya ketika mau tersambung antar titik ketiklah C enter pada Command sehingga terbentuk polygon tertutup sempurna.
12. Untuk menyempurkan hasil digitan maka gunakan perintah TRIM pada Command pilih garis yang akan dirapikan, kemudian tekan enter --> klik pada garis luar yang ingin dihapus.
13. Lakukan digitasi dengan cara yang sama pada batas kecamatan (31 kali untuk Surabaya)
14. Lakukan boundary dengan cara klik Draw pada Main Toolbar --> Boundary --> pick points (tepatkan pada tiap wilayah masing-masing kecamatan)


Gambar 3. Boundary Creation

15. Setelah semua kecamatan digitasi simpan dengan dengan format .dxf misal diberi nama All Kecamatan.dxf (siap untuk ditransfer ke ArcView ). Ingat saat theme kecamatan, maka yang dihidupkan hanya layer kecamatan (1 sampai 31 kec)
16. Demikian juga untuk mengirim theme jalan maka layer jalan dihidupkan simpan dengan nama jalan.dxf ( sebagai line)

Setelah proses pembuatan peta di AutoCAD selesai, bukalah program ArcView GIS 3.3 seperti tampak dalam gambar dibawah ini :
1. Buka aplikasi ArcView GIS 3.3 --> pilih with a new view ( untuk awal)


Gambar 4. Open Program ArcView GIS 3.3

2. Would you like to add data to the View now? klik YES



Gambar 5. Tambah Data

3. Buka file yang telah tersimpan tadi, seperti dalam gambar :


Gambar 6. Insert Gambar dari AutoCAD

4. Kemudian klik OK
5. Untuk selanjutnya kita mulai memodifikasi peta dan mengisi data sesuai kebutuhan melalui entry data langsung atau import dari ecxel.

Demikian catatan kecil ini saya berikan semoga bermanfaat. Maaf saya hanya bisa membantu sedikit…. Untuk lebih rinci saya sarankan beli buku tutorial AutoCAD 2006 dan ArcView GIS 3.3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar