Translate

Senin, April 20, 2015

Tahapan Digitasi On Screen Menggunakan AutodeskMap 2004

Beberapa waktu yang lalu saya dikirimi sms oleh seorang teman yang isinya minta tolong untuk menuliskan tahapan digitasi on screen menggunakan AutodeskMap 2004. Setelah cukup lama permintaan itu belum bisa saya penuhi, akhirnya ketika ada teman saya yang lain minta tolong untuk mendigitasi sebuah Peta Administasi, maka langkah-langkah digitasi on screen menggunakan AutodeskMap 2004 ini sekalian saya buat juga. Yah sekali action dua permintaan tolong akhirnya terpenuhi, inikali ya yang disebut sekali mendayung dua pulau terlampaui. Nah agar ilmu ini bermanfaat untuk teman-teman lain yang sedang membutuhkan juga, maka saya berinisiatif untuk memuatnya di blog ini.
Kalimat pembukanya kok jadi panjang yah…Maap. Langsung saja ke tahap-tahap digitasi dibawah ini ya:
1. Buka Program AutodeskMap 2004
2. Klik menu Insert → Raster Image
3. Pilih gambar/ foto/ citra/ peta hasil scanning yang akan didigitasi → Klik Open
4. Setelah muncul tampilan seperti Gambar dibawah ini, pada bagian Insertion point biarkan saja terisi angka 0, pada bagian Scale isi dengan angka 1, dan pada bagian Rotation isi dengan angka 0. Untuk lebih jelasnya lihat gambar dibawah ini:

5. Klik menu View → Zoom → Extents, untuk menampilkan gambar tepat ditengah-tengah layar
6. Klik menu Format → Layer
7. Buat layer baru untuk masing-masing objek yang ada pada gambar, misalnya layer sungai, layer jalan, dan layer bidang. Untuk membuat layer baru klik command New → Ketikkan nama layer → pilih warna dan jenis garis → Klik command OK
8. Aktifkan layer yang akan didigitasi → Memulai digitasi
9. Setelah semua obyek yang ada di gambar didigitasi, langkah selanjutnya adalah melakukan proses Rubber Sheet, adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut: Klik menu Map → Tools → Rubber Sheet
Base Point 1 : isikan koordinat pada gambar atau klik sebuah titik pada gambar (lihat Gambar dibawah)
Reference point 1 : isikan dengan koordinat sebenarnya di lapangan

Base Point 2 : Masukkan titik kedua; Reference point 2 : Masukkan koordinat sebenarnya di lapangan (lihat Gambar dibawah)

Base Point 3 : masukkan koordinat acuan yang ketiga; Reference point 3 : koordinat ketiga sebenarnya
Base Point 4 : masukkan koordinat acuan yang keempat; Reference point 4 : koordinat keempat sebenarnya
Base Point 5 : masukkan koordinat acuan yang kelima; Reference point 5 : koordinat kelima sebenarnya
Base Point 6 : masukkan koordinat acuan yang keenam; Reference point 6 : koordinat keenam sebenarnya
Base Point 7 : masukkan koordinat acuan yang ketujuh; Reference point 7 : koordinat ketujuh sebenarnya
Base Point 8 : masukkan koordinat acuan yang kedelapan; Reference point 8 : koordinat kedelapan sebenarnya
Tekan Enter
Ketik : select → blok semua objek → View → Zoom → Extents 10. Tahapan digitasi selesai. Adapun yang perlu menjadi catatan adalah mengenai proses Rubber Sheet. Sebenarnya jumlah titik yang dijadikan acuan tidak harus delapan titik karena menggunakan minimal dua titik pun kita sudah bisa melakukan proses Rubber sheet. Akan tetapi berdasarkan penelitian, menggunakan minimal delapan titik menjadikan peta hasil digitasi lebih mendekati koordinat sebenarnya.
Sebelumnya saya mohon maap tutorial ini dibuat tidak terlalu detil dan bukan untuk yang belum tahu dasar-dasar menggunakan AutodeskMap. Jika ada teman-teman yang ingin mendiskusikan artikel ini saya persilahkan meninggalkan komentar. Demikian semoga bermanfaat.
Gambar diambil dari www.indocdshop.com dan koleksi pribadi

CARA MEMBUAT PETA AUTOCAD DARI GOOGLE EARTH


Melihat perkembangan zaman yang semakin canggih. Metode pemetaan terkini pun tak lagi memakai mode manual, hampir semua metode menggunakan sistem digital dan pengerjaannya menggunakan komputer (PC), lactop, bahkan ada yang menggunakan smart phone. Banyak bidang pekerjaan yang sangat membutuhkan gambar design peta. contoh pekerjaan tersebut adalah project pembangunan seperti project pembangunan jaringan telekomunikasi, project pembangunan instalasi listrik, project pembangunan pekerjaan jalan (PU), project pembangunan perumahan, project pembangunan instalasi air (PDAM), dll. Salah satunya menggunakan aplikasi Autocad. Untuk kali ini saya akan berbagi bagaimana caranya mendesign peta menggunakan Autocad yang dasar petanya di ambil dari Google Earth dengan skala yang sama antara Autocad dan Google Earth. Permulaannya saya akan menjelaskan sedikit tantang Autocad dan Google Earth yang informasinya saya dapatkan dari Wikipedia. 

Autocad adalah adalah Aplikasi komputer untuk menggambar 2 dimensi dan 3 dimensi yang dikembangkan oleh Autodesk. Keluarga produk Autocad, secara keseluruhan, adalah software CAD yang paling banyak digunakan di dunia.Autocad digunakan oleh insinyur sipil, land developers, arsitek, insinyur mesin, desainer interior, desainer peta dan lain-lain.Format data asli Autocad, DWG, dan yang lebih tidak populer, Format data yang bisa dipertukarkan (interchange file format) DXF, secara de facto menjadi standard data CAD. Akhir-akhir ini Autocad sudah mendukung DWF, sebuah format yang diterbitkan dan dipromosikan oleh Autodesk untuk mempublikasikan data CAD.
Tampilan Autocad (Gambar 1) :
 
Gambar 1

Google Earth adalah sebuah program globe virtual yang sebenarnya disebut Earth Viewer dan dibuat oleh Keyhole, Inc.. Program ini memetakan bumi dari superimposisi gambar yang dikumpulkan dari pemetaan satelit, fotografi udara dan globe GIS 3D. Tersedia dalam tiga lisensi berbeda.
Tampilan Google Earth (Gambar 2) :

Gambar 2






 Langkah - langkah untuk membuat peta menggunakan Autocad yang dasar petanya di ambil dari Google Earth adalah sebagai berikut:
1.   Instal program Autocad di komputer anda ( yang saya gunakan adalah autocad 2007 )
2.   Instal program Google earth
3.   Buka program Google Earth
4.   Tentukan lokasi Google Earth yang ingin di desain di Autocad. Agar resolusi gambar lokasi yang bagus ambil zoom eye alt 2000ft atau 3000 ft. Contoh saya mengambil lokasi bandara  internasional Soekarno Hatta Jakarta dan yang sekarang saya ambil zoom eye alt nya 18537ft agar bandaranya kelihatan semua.

Gambar 3
5.   Save As gambar Google Earth menjadi file image (Jpeg) dengan cara sebagai berikut:
  • klik file
  • klik save
  • klik save image
  • akan muncul jendela save, kemudian tentukan nama file, format file (Jpeg), dan lokasi penyimpanan.
6.    Copy gambar Google Earth yang telah menjadi file image (Jpeg) tadi dengan cara explore file tersebut kemudian klik kanan di filenya lalu klik copy
8.    Buka program Autocad
9.    Tampilkan gambar Google Earth yang telah menjadi file image (Jpeg) tadi ke Autocad dengan cara sbb:
  • klik kanan di program Autocad
  • klik paste
  • tentukan spacify scale factor or [unit] nya 100aja dengan cara ketik aja 100 pada keyboard
  • hidupkan ORTHO (lingkaran merah) agar gambar lurus dan rapi dan klik kiri maka akan tampil sebagai berikut (Gambar 4) bila gambar tidak menunjukkan penuh double klik scroll pada mouse
Gambar 4

 10.   Setelah image tampil tentukan skala dengan cara membandingkan antara skala Google Earth dan Autocad. dengan cara sebagai berikut:
  • buka Google Earth, tarik garis pengukuran dengan mengklik tools, klik ruler.
  • setelah jendela ruler muncul, di line tentukan standart pengukurannya pada meter
  • ambil patokan ujung ke ujung garis yg akan di ukur, contoh saya mengabil patokan garis panjang lintasan bandara (garis kuning yang di tunjuk panah hitam pada gambar 5)
  • maka akan muncul panjang garis lintasan dalam meter sebesar 3.719,3 m (terlihat di jendela ruler gambar 5)
Gambar 5

  • Buka Autocad
  • Tarik garis yang serupa pada gambar yang di tampilkan Autocad menggunakan polyline (lingkaran hijau gambar 6) maka akan tampil ukuran panjang pada Autocad (lingkaran biru pada gambar 6) contoh: apa bila muncul angka 651.6507<19,0.000 maka bisa dikatakan ukuran di Autocadnya 651.6 meter
Gambar 6
  • Sehingga dapat di artikan perbandingan ukuran antara Google Earth dan Autocad adalah 3.719,3 meter berbanding 651.6 meter. maka skala garis gambar di Autocad harus di perbesar hingga menyamai ukuran garis di Google Earth.
 11.   Setelah ukuran gambar Autocad yang sesuai dengan ukuran Google Earth. Anda dapat menjiplak gambar dengan menggunakan program - program draw di Autocad dengan layer tertentu. Contoh : landasan bandara dengan layer berwarna cyan, bangunan bandara dengan layer berwarna kuning, dan jalan akses bandara dengan layer berwarna hijau ( gambar 7 )

Gambar 7
 12.   Setelah penjiplakan selesai lengkap dengan garis - garis detail gambar, hapus gambar photo yang dari Google Earth. Dan hasil akhir dari pengerjaan dapat di lihat di ( gambar 8)

Gambar 8
 Demikian lah sekedar informasi yang dapat saya bagi. Saya sebagai penulis mohon maaf sebesarnya bila ada kata-kata yang kurang berkenan. Semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca.