Translate

Selasa, September 28, 2010

Prosedur tumping

1.    Air dalam lubang dibuang dengan menggunakan paralon
2.    Masukkan rumput dengan menggunakan lastok cabang sampai kedalaman 12 m (4 Lastok)
3.    Masukkan pasir/tanah kering secara baik, di rojok hati-hati supaya kabel detonator tidak tergesek.
4.    Masukkan kembali rumput-rumput.
5.    Masukan kembali pasir/tanah kering secara baik dan dirojok, sampai padat.
6.    Lakukan pemasukan rumput dan pasir/tanah kering secara berselingan sampai kepermukaan lubang minimal 2 saf rumput dan 2 saf pasir/tanah kering
7.    Setelah lubang ditumping, Check kabel Detonator menggunakan cap tester
8.    “Aktif” Masukan kabel deto diantara rumput-rumput sedalam 40 cm
9.     FINISH


sketsa tumping

Senin, September 20, 2010

KEHUMASAN


Kehumasan sangat penting dalam kegiatan seismic di darat, apalagi bila kegiatan seismic dilakukan di daerah padat penduduk. Pendekatan kepada tokoh masyarakat, LSM, struktur pemerintahan daerah, aparat keamanan, harus di lakukan secara konfrehensif. Memberikan informasi yang benar dan jelas kepada masyarakat mengenai kegiatan seismic yang dilakukan di daerah tersebut. Tim Humas harus memahami karakteristik dan adat istiadat daerah yang akan di lakukan survey, bila tidak  kemungkinan akan terjadi kesalahpahaman anatara tim survey dangan masyarakat. Banyak survey seismic gagal di laksanakan dikarenakan  tim humas yang tidak solid, dan kurang memahami adat istiadat daerah yang akan di lakukan survey.
Tim humas, menjelaskan kepada penduduk  yg menstop survey
Seorang ibu menolak survey seismik, desa pengkol, Jombang